Casing Manusia

Pada hakikatnya manusia yang terlahir ke dunia, baik itu yang lahir pada zaman Nabi Adam AS, sampai Zaman nabi Muhammad SAW dan sampai Akhir zaman nanti, semua ruh mereka itu sudah di ciptakan bersamaan. Semua ruh di ciptakan oleh Allah dalam waktu yang sama. Dalam rupa yang tampan / cantik. Dan yang pasti semuanya dalam keadaan muslim, mukmin alias beriman kepada Allah.
Dan dari saat penciptaan itulah manusia pula di tuliskan takdir-takdirnya nanti. "Nahh Lho kok gitu bung din? "terus kok di dunia ini ada orang yang islam, kristen, hindu, budha dan yang lainnya? "Terus kenapa manusia ada yang cantik ada yang jelek, ada yang tampan dan ada juga yang gak tampan?" Nah jadi begini sobat, ternyata Allah menurunkan manusia (melahirkan manusia ke dunia dari alam ruh) itu pada waktu yang berbeda-beda dan "casing" yang berbeda. Karena seperti Firman Allah SWT dalam Alqur-an, Manusia di ciptakan berbeda-beda, bersuku-suku, berkelompok-kelompok agar kita semua saling mengenal dan mengagumi kekuasaan Allah. Dari proses dilahirkannya ini lah manusia ada yang lahir Tampan, Cantik, jelek, Gak cantik Gak ganteng hehehe...
Ada yang lahir dari orang tua muslim maka dia jadi muslim, ada yang lahir dari orang tua kristen maka dia jadi kristen, dan begitu seterusnya.

          Maka dari itulah kenapa dikatakan nikmat Iman dan Islam itu adalah nikmat yang terbesar. Karena kita harus kudu wajib bersyukur terlahir ke dunia ini ke dalam casing manusia yang beriman kepada Allah SWT. Coba bayangkan kalau kita terlahir ke dalam casing manusia yang kafir? Naudzubillah....

             Jadi begini sobat, ada sedikit share motivasi nih. Kalau sekarang kita terlahir sebagai orang yang kurang tampan atau kurang cantik (bahasa kasarnya jelek) maka jangan berkecil hati. Karena seperti yang saya katakan tadi, bahwa ruh kita ini di ciptakan dengan paras yang tampan dan cantik. Jadi tugas kita adalah memancarkan energi atau aura ketempanan / kecantikan dari ruh kita itu. Begitu juga misalya jika kita terlahir jadi orang yang kurang pintar (bahasa kasarnya bodoh), maka sebenarnya bukan kita bodoh, tapi kita hanya tidak bisa mengeluarkan kepintaran dari ruh kita. Dzikir, solawat, membaca Al-qur'an dan senantiasa berbuat baik serta berkata baik, adalah cara terbaik mengeluarkan energi dari dalam diri kita.

Almuh,
Rewrite from To Be Actioner
Casing Manusia Casing Manusia Reviewed by Al Muh on 17.55.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.