Mamatian


            Kami anak desa terpencil yang jauh dari pergaulan modern selalu memainkan permainan ini seusai mengaji di pondok. Sebuah permainan turun-temurun yang diwariskan oleh para kakek buyut kami. Katanya permainan mamatian ini dulunya adalah permainan adu ketangkasan bagi para pesilat. Permainan yang menjadi primadona mengalahkan permainan lainnya seperti kucing-kucingan, tok jongkok, petak umpat dan sebagainya. Mungkin karena permainan mamatian ini adalah gabungan dari berbagai permainan itu sehingga lebih menantang.

            Permainan mamatian ini dilakukan setidaknya oleh empat orang anak yang dibagi menjadi dua tim. Permainan yang mengharuskan kita untuk mengalahkan lawan dengan cara menyentuh area kepala lawan. Baik itu wajah, kepala bagian atas, bawah, samping, pokoknya bagian kepala deh. Permainan ini akan lebih seru kalau dimainkan dengan banyak orang. Jadi seperti perang betulan hanya saja dengan tangan kosong. Bukan hanya ketangkasan dalam berusaha menyentuh kepala musuh, tapi kita juga harus pandai berkilah untuk melindungi kepala kita dari sentuhan musuh. Dibutuhkan strategi dan tim yang solid juga. Lari yang kencang, dan kemampuan bersembunyi yang bagus. Kejujuran juga dibutuhkan untuk mengakui kalau-kalau kepalanya sudah merasa tersentuh oleh lawan. Karena saat kepala sudah tersentuh, maka kita telah gugur dan tidak bisa ikut bermain sampai masuk ke ronde berikutnya.

            Pembagian tim dilakukan dengan cara memasang-masangkankan dua orang berdasarkan kempauannya. Kami menyebutnya Jogol. Sehingga pembagian tim akan lebih adil dan merata. Sebelum permainan dimulai, masing-masing tim akan menyusun strategi bagaimana cara mengalahkan lawan. Biasanya saat permainan dimulai, tim dibagi menjadi dua kategori. Yaitu tim yang sembunyi dan tim pencari. Tim yang bersembunyi akan diberi waktu untuk bersembuyi, untuk kemudian tim pencari akan mencarinya. Berbeda dari permainan petak umpat, saat salah satu anggota tim yang bersembunyi ditemukan oleh tim pencari, maka anggota lainnya semakin bersembunyi. Tapi dalam permainan mamatian ini, justru anggota tim yang bersembunyi lainnya akan keluar akan membantu melawan tim pencari. Saat itulah terjadi “peperangan”. Tidak jauh dengan sebuah perang, bahu menbahu bertahan dan menyerang mematikan lawan. Bedanya ini hanya sebuah permainan yang kematiannya ditentukan oleh sebuah sentuhan di kepala.
Mamatian Mamatian Reviewed by Al Muh on 11.04.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.