The Lost Hero

Wah! Weekend ini dihabiskan begitu saja tanpa ada hal menarik yang bisa aku lakukan. Seperti biasa aku hanya menghabiskan waktu untuk memikirkan masa depan tapi tak berbuat apa-apa. Aku bahkan membatalkan pertemuan bulanan bersama para sahabatku. Ya, meskipun memang hanya sekedar bermain game bersama. Tapi bukankah itu yang bisa mengusir penat setelah selama sepekan melakukan rutinitas bekerja yang melelahkan. Secara fisik memang tidak begitu melelahkan, tapi lama-lama ternyata batin yang merasa lelah. Selain membatalkan pertemuan dengan para sahabat, aku juga membatalkan ajakan sepupu-sepupu ku untuk berekreasi ke sebuah wisata alam. Lagi-lagi karena kebanyakan mikir. Dan yang lebih parah adalah aku menolak mengantar bibi ku untuk menemaninya membeli sebuah laptop. Laptop untuk anak sulungnya.
Yahhh, akhir pekan ini sangat payah.

Tapi tak begitu payah karena aku telah berhasil menyelesaikan membaca sebuah novel yang dua bulan lalu aku beli. Novel setebal kurang-lebih 600 halaman itu baru selesai setelah dua bulan aku membacanya. Teman sekantor ku bilang, dia juga pernah beli novel itu. Dan yang bikin nyesek adalah, dia bilang dia berhasil menamatkan baca novel itu hanya dalam waktu dua hari. Wow... aku sampai dua bulan. Dia yang kecepetan apa aku yang terlalu lamban.

Judul novelnya "The Lost Hero"


Ini novel keren banget. Sang penulis sekaligus pengarangnya adalah Rick Riordan, beliau juga adalah pengarang seri "Percy Jackson". Beliau luar biasa karena teknik berceritanya yang sangat bagus. Saat membaca novel ini kita berasa sedang menonton film. Ajib, alur ceritanya itu matang tapi enteng.
Di dalam cerita itu juga diselipkan quote-quote yang sangat bagus. Beberapa aku kutip untuk dijadikan status di facebook dan berhasil mendapatkan puluhan like. Tentu saja saya mencantumkan nama sang penulis.

"Terus bergerak itulah motonya. Jangan sesalkan yang telah berlalu. Jangan berdiam diri terlalu lama di satu tempat. Itulah satu-satunya cara untuk menghindari kesedihan" -Rick Riordan-

Kisahnya adalah tentang anak-anak perkawinan Dewa dan manusia yang disebut Demigod, (Setengah dewa - setengah manusia). Begitu ceritanya. Saya sarankan saat membaca novel ini jangan terlalu banyak membantah, atau melawan ceritanya. Karena memang ceritanya sangat imajinatif. Bagi teman-teman yang tidak suka imajinasi yang berlebihan, akan kesulitan mengikuti ceritanya. Tapi tidak ada salahnya dicoba, siapa tahu, teman-teman bisa ikut imajinatif. Intinya adalah kesampingkan otak kiri teman-teman saat membaca ini. Pasang otak kanan secara full.

"Kau akan menemukan takdirmu, dan akhirnya kau akan mengerti makna dari perjalanan hidupmu yang berat itu." -Rick Riordan-


Silahkan dicoba, beli yang asli ya, jangan beli buku bajakan :)
Penghargain terbaik untuk para penulis adalah dengan membeli bukunya.

-Al Muh-
The Lost Hero The Lost Hero Reviewed by Al Muh on 21.39.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.