Belajar Menulis dari Ernest Hemingway

       Sebuah percakapan yang saya kutip dari film “Midnight in Paris”. Dimana ada seorang yang ingin menjadi penulis. Dia pergi ke Paris untuk mencari inspirasi. Tapi tidak sengaja dia bisa pergi ke masa lalu dan bertemu dengan idolanya: Ernest Hemingway, F. Scott Fitzgerald, dan beberapa seniman besar dunia lainnya. Hal itu terjadi saat lonceng berbunyi menunjukan tengah malam. Memang aneh, dan karena itu juga lah istrinya mengganggapnya gila dan meminta cerai kepadanya. Padahal mereka baru saja menikah.

       Dalam kisah itu, si penulis ingin sekali menunjukan karya tulisannya kepada Ernest, berharap beliau bisa memberikan kritik dan saran. Sebuah kebanggan besar bisa berguru langsung kepada sang penulis peraih Nobel Sastra itu. Tapi ternyata si penulis itu mendapat pelajaran tak terduga dari Ernest. Begini percakapan mereka;

Saat itu mereka bertemu di sebuah klab malam.

Screen Capture : Midnight in Paris

“Jenis apa yang kautulis?” tanya Ernest.
“Sebuah novel.” Jawab si penulis

“Tentang apa?” Tanya Ernest lagi.
“Tentang seorang pria yang bekerja di toko nostalgia. Anda tahu?”

“Apa-apaan toko nostalgia?” Tanya Ernest.
“Sebuah tempat di mana mereka menjual barang lama.” Lanjut si penulis. “Memorabilia, dan ternyata kedengarannya terlalu mengerikan?”

“Tidak ada topik yang mengerikan jika cerita itu benar.” Kata Ernest, “jika prosa yang bersih dan jujur dan Anda menunjukkan nilai serta keanggunan di bawah tekanan.

“Dengar. Dapatkah saya meminta Anda suatu hal besar untuk dunia?” Tanya Si Penulis.

“Apa itu?”
“Bisakah Anda membacanya?” Pinta Si Penulis.

“Novel Anda?”
“Ya, saya memiliki 400 halaman dan mencari-cari pendapat.” Ujar Si Penulis.

“Pendapat saya adalah bahwa saya membencinya.” Kata Ernest spontan.
“Anda bahkan tidak membacanya.” Kata Si Penulis.

“Jika itu buruk, aku membencinya. Aku benci tulisan yang buruk.” Kata Ernest. “Dan jika itu baik, aku akan iri dan lebih membencinya. Jangan meminta pendapat penulis lain.” Tambahnya.
“Jika... Apa yang terjadi adalah bahwa saya merasa sulit untuk percaya seseorang yang mengevaluasinya.” Keluh Si Penulis.

“Penulis itu kompetitif.” Tegas Ernest.
“Aku tidak akan kompetitif dengan Anda.” Kilah Si Penulis.

“Itu menyanjung, tapi bukan begitu caranya.” Kata Ernest. “Jika Anda seorang penulis, Anda harus menjadi penulis yang lebih baik. Tapi kau tidak akan berdebat dengan saya di sini, atau apakah Anda ingin menjadi pengekor?
“Tidak, aku tidak ingin.” Jawab Si Penulis.
“Saya tidak akan membaca novelnya.” Pungkas Ernest.

Semoga bermanfaat bagi kita yang ingin menjadi penulis.

Belajar Menulis dari Ernest Hemingway Belajar Menulis dari Ernest Hemingway Reviewed by Al Muh on 22.08.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.