Aku salah pernah bilang: Aku tak bisa bahagia tanpa Kamu

Beberapa detik, menit, jam, hari, setelah kamu meninggalkanku, aku terpuruk. Aku seperti kehilangan separuh jiwa. Aku tidak bisa makan, melamun terus, bahkan untuk sekedar tersenyum pun sulit sekali rasanya.

Rambut kusut, muka lecek.

Aku pernah bilang: aku tidak bisa hidup tanpa kamu. Aku tidak bisa bahagia tanpa kamu.

Tapi ternyata semua itu salah. Bodohnya aku pernah berkata seperti itu. Yang akhirnya itu mensugesti diriku jadi menderita setelah kamu tinggalkan.

Kalau tidak bisa hidup tanpa makan, itu masih masuk akal. Tapi kalau tidak bisa hidup tanpa pacar itu gila, men. Yang jelas kita tidak bisa hidup tanpa Allah dan tanpa agama.

Beberapa bulan kemudian kembali bergaul dengan teman-teman. Berpetualang bersama sahabat. Aku merasakan bahagia kembali. Ternyata sendiri tak seburuk yang terpikirkan dulu. Malah lebih bebas. Toh aku sudah terbiasa hidup sendiri. Di kandungan ibu ku, aku sendiri. Nanti matipun aku sendiri.

Kemanapun tak ada yang melarang, tak ada yang mengintai dan tak ada yang menunggu laporan kemana kita pergi, ngapain, sama siapa dsb. Aku juga merasa lebih tenang, karena aku tak perlu cemburu dan tak ada yang mencemburui saat dengan siapa aku bergaul.

Dunia masih sangat luas untuk sekedar digunakan bergalau. Kulinernya, alamnya, keseruannya.
Sayang sekali.

Coba lihat senyum lepas ku di bawah ini, bersama para sahabat.
Sekarang aku mau bilang: Aku bahagia dengan atau tanpa kamu.

Illustrasi diperankan oleh model terlatih. Boleh ditiru adegan ini.
























-Al Muh-
Aku salah pernah bilang: Aku tak bisa bahagia tanpa Kamu Aku salah pernah bilang: Aku tak bisa bahagia tanpa Kamu Reviewed by Al Muh on 11.23.00 Rating: 5

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.